sidoarjoupdate.com – Nama Sidoarjo kembali dibawa ke panggung pemilihan Duta Budaya Jawa Timur 2026. Dua putra-putri daerah, Muhammad Rasya Islami Athaillah dan Az-Zahra Andaya Kurnia Putri, menjadi finalis dalam ajang Narapati Kencana Duta Budaya Jawa Timur 2026.

Keduanya tidak hanya membawa nama daerah dalam ajang tersebut, tetapi juga menawarkan program yang berkaitan dengan pengembangan UMKM dan pelestarian cagar budaya. Rasya menyandang gelar Narapati Rasya, sedangkan Andaya menyandang Kencana Andaya.
Keduanya menemui Bupati Sidoarjo Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (23/9/2026). Pertemuan itu sekaligus menjadi momentum untuk meminta restu dan dukungan pemerintah daerah sebelum melanjutkan tahapan pemilihan.
Andaya mengatakan, perjalanan mereka mengikuti ajang Duta Budaya Jawa Timur dimulai sejak pendaftaran yang dibuka pada Agustus 2026. Dari sekitar 250 peserta yang mendaftar, keduanya berhasil melaju hingga menjadi finalis yang mewakili Kabupaten Sidoarjo.
“Alhamdulillah kami mendaftar sebagai Duta Budaya Jawa Timur terhitung sejak bulan Agustus. Tercatat ada 250 pendaftar dan alhamdulillah sampai proses semifinal, kami terpilih menjadi salah satu finalis Duta Budaya Jawa Timur perwakilan Kabupaten Sidoarjo,” ujar Andaya.
Dari Sidoarjo sendiri, terdapat 12 perwakilan yang mengikuti proses seleksi. Bagi Andaya, keterlibatan dalam ajang tersebut bukan semata mengejar gelar, tetapi menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menjalankan program yang telah mereka susun.
“Kami berdua ini salah satu yang memiliki program kerja satu jalur melalui bidang UMKM dan cagar budaya. Alhamdulillah kami berdua punya program kerja yang satu linier dan sudah terlaksana juga,” katanya.
Program tersebut menjadi salah satu fokus Rasya dan Andaya dalam membawa identitas Sidoarjo ke tingkat Jawa Timur. Selain pemberdayaan UMKM, perhatian mereka diarahkan pada keberadaan cagar budaya yang dinilai memiliki nilai penting untuk terus dikenalkan kepada generasi berikutnya.
Andaya mengatakan, keikutsertaannya juga dilatarbelakangi keinginan untuk ikut menjaga cagar budaya di Kabupaten Sidoarjo. Di sisi lain, dia ingin memperkenalkan potensi wisata Sidoarjo kepada masyarakat dari luar daerah.
Menurut dia, masih banyak destinasi dan potensi lokal Sidoarjo yang belum dikenal secara luas. Karena itu, keberadaan duta budaya diharapkan dapat menjadi salah satu pintu untuk memperkenalkan daerah kepada masyarakat Jawa Timur maupun daerah lain.
“Ketika ditanya oleh tamu-tamu dari Jawa Tengah, Jawa Barat, kami itu bisa menjawab bahwasanya selain Surabaya, kita punya Sidoarjo yang begitu indah,” pungkasnya.
Bupati Sidoarjo Subandi menyambut baik capaian kedua finalis tersebut. Dia berharap Rasya dan Andaya mampu melanjutkan perjuangan hingga terpilih sebagai Narapati Kencana Duta Budaya Jawa Timur 2026.
Subandi juga mengajak masyarakat Sidoarjo memberikan dukungan melalui voting daring. Dukungan untuk Narapati Rasya dapat diberikan melalui laman VotePoly di votepoly.com/narapatidutabudayajatim2026, sedangkan Kencana Andaya melalui votepoly.com/kencanadutabudayajatim2026.
Selain melalui laman VotePoly, dukungan juga dapat diberikan melalui barcode yang tersedia pada akun Instagram @rasyaislm._ dan @aandayanr_.
“Mari kita dukung Narapati Rasya dan Kencana Andaya untuk menjadi Narapati Kencana Duta Budaya Jatim 2026,” kata Subandi.
Menurut Subandi, peran duta budaya tidak berhenti pada pencapaian gelar. Mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang turut mengenalkan sekaligus menjaga kebudayaan lokal di tengah perkembangan zaman.
“Narapati Rasya dan Kencana Andaya akan menjadi agen perubahan untuk mengenalkan kearifan lokal Sidoarjo, wisata Sidoarjo dan UMKM Sidoarjo ke masyarakat luas,” ujarnya.
Subandi berharap keduanya juga dapat membantu pemerintah daerah dalam merawat tradisi, kesenian, serta berbagai kearifan lokal Sidoarjo agar tetap hidup dan tidak tergerus perubahan zaman.
(Lisa)


