Pasuruan, sidoarjoupdate.com – Upaya menjaga lingkungan pendidikan dari berbagai ancaman kenakalan remaja tidak cukup hanya mengandalkan pengawasan pihak sekolah. Keterlibatan kepolisian, orang tua, dan masyarakat juga diperlukan untuk membangun ruang belajar yang aman sekaligus membentuk karakter pelajar.

Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Polres Pasuruan melalui peluncuran program Polisi Jogo Sekolah dalam kegiatan bertajuk Polri Peduli Pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pasuruan, Kecamatan Beji, Senin (26/10/2026).
Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono memimpin langsung peluncuran program yang berlangsung di lapangan MAN 1 Pasuruan, Jalan Balai Desa Gelanggang Nomor 3A. Kegiatan tersebut diikuti Kepala MAN 1 Pasuruan H. Nasrudin, jajaran pejabat Polres Pasuruan, satu pleton Polisi Jogo Sekolah, serta sekitar 500 siswa dan guru.
Program ini tidak sekadar menempatkan kepolisian sebagai penjaga keamanan di lingkungan sekolah. Lebih jauh, Polisi Jogo Sekolah diarahkan untuk membangun kesadaran pelajar terhadap kedisiplinan, ketertiban, dan pentingnya menghindari perilaku yang berpotensi merugikan masa depan mereka.
Dalam rangkaian peluncuran, dilakukan pemasangan ban lengan Satgas Preventif Polisi Jogo Sekolah serta penyematan selempang Pelajar Duta Kamtibmas Polres Pasuruan. Para peserta juga mengikuti pembacaan Ikrar Pelajar Jawa Timur Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen bersama menjaga lingkungan pendidikan tetap kondusif.
Kapolres Pasuruan menekankan bahwa keamanan sekolah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Menurutnya, tanggung jawab tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian maupun tenaga pendidik.
Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak terlibat dalam berbagai perilaku menyimpang, mulai dari kenakalan remaja, tawuran, penyalahgunaan narkoba, pelanggaran lalu lintas hingga perundungan atau bullying.
Selain persoalan keamanan, perhatian juga diarahkan pada penggunaan teknologi di kalangan pelajar. Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), misalnya, diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar dan aktivitas positif, bukan justru digunakan untuk hal-hal yang merugikan.
Melalui program tersebut, Polres Pasuruan berharap terbangun komunikasi dan kerja sama yang lebih erat antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, serta masyarakat. Sinergi itu dinilai penting agar potensi gangguan keamanan maupun perilaku negatif di kalangan pelajar dapat dicegah sejak dini.
Peluncuran Polisi Jogo Sekolah sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polres Pasuruan dalam mendukung dunia pendidikan. Sasaran akhirnya bukan hanya menciptakan sekolah yang aman, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang disiplin, berkarakter, sadar hukum, dan memiliki tanggung jawab sosial.
(Fania)

