sidoarjoupdate.com – Kemenangan Deltras FC yang sudah di depan mata buyar pada detik-detik akhir pertandingan. Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-22, The Lobster gagal mempertahankan keunggulan dua gol setelah Persis Solo menyamakan kedudukan menjadi 3-3 melalui gol ketiga Bernard Doumbia pada masa tambahan waktu, Minggu (18/10/2026).

Pertandingan lanjutan Championship 2026–2027 pekan keenam Grup B wilayah timur itu berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Hasil imbang membuat Deltras FC harus puas mengamankan satu poin, meski sempat menunjukkan perlawanan impresif dalam kondisi kalah jumlah pemain.
Persis Solo menjadi tim yang lebih dahulu unggul. Bernard Doumbia membobol gawang tuan rumah pada menit ke-15 untuk membawa tim tamu memimpin 1-0. Situasi Deltras FC semakin sulit tujuh menit kemudian setelah Shulton Fajar menerima kartu merah pada menit ke-22.
Bermain dengan 10 pemain selama sebagian besar pertandingan, Deltras FC menghadapi tantangan besar untuk menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan. Namun, keunggulan jumlah pemain Persis Solo tidak membuat tuan rumah kehilangan daya saing.
Muhammad Irman memulihkan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-29. Gol tersebut menjadi titik balik bagi Deltras FC untuk tetap menjaga peluang di tengah tekanan. Skor imbang bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Deltras FC justru mampu mengambil alih keunggulan. Mohcine Hassan mencetak gol pada menit ke-52 untuk mengubah skor menjadi 2-1. Gol itu menunjukkan bahwa keterbatasan jumlah pemain tidak serta-merta membuat The Lobster kehilangan ancaman di lini serang.
Kepercayaan diri tuan rumah semakin meningkat setelah Nathan Ari Pramana memperlebar keunggulan menjadi 3-1 pada menit ke-68. Gol tersebut tercipta melalui assist Muhammad Irman yang turut berperan penting dalam kebangkitan Deltras FC.
Keunggulan dua gol seolah membuka jalan bagi tuan rumah untuk mengamankan kemenangan. Namun, Persis Solo belum menyerah. Tim tamu terus meningkatkan tekanan dan berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk membongkar pertahanan Deltras FC.
Usaha itu membuahkan hasil pada menit ke-71. Bernard Doumbia kembali mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3. Gol tersebut menghidupkan kembali peluang Persis Solo sekaligus membuat tuan rumah harus bekerja lebih keras menjaga keunggulan.
Tekanan Persis Solo berlanjut hingga penghujung pertandingan. Ketika Deltras FC tinggal selangkah lagi mengamankan tiga poin, Bernard Doumbia kembali menjadi pembeda. Penyerang tersebut mencetak gol pada menit ke-90+4 untuk mengubah skor menjadi 3-3 sekaligus melengkapi hat-trick.
Gol pada masa tambahan waktu itu menggagalkan kemenangan Deltras FC di hadapan pendukungnya sendiri. Sebaliknya, Persis Solo berhasil membawa pulang satu poin setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol.
Hasil tersebut menyisakan dua catatan bagi Deltras FC. Di satu sisi, mereka mampu mencetak tiga gol meski bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama. Di sisi lain, kegagalan mempertahankan keunggulan 3-1 memperlihatkan persoalan dalam menjaga konsentrasi dan mengantisipasi tekanan lawan pada menit-menit akhir.
Tambahan satu poin membuat Deltras FC tetap berada di puncak klasemen sementara Grup B wilayah timur dengan koleksi 14 poin. Sementara itu, Persis Solo menempati peringkat ketujuh dengan enam poin.
Bagi Deltras FC, hasil imbang ini bukan sekadar kehilangan kesempatan meraih kemenangan. Keunggulan yang terlepas pada masa tambahan waktu menjadi evaluasi penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Adapun Persis Solo mendapatkan suntikan kepercayaan diri setelah mampu menghindari kekalahan melalui perjuangan hingga peluit akhir.
(Lisa)


