sidoarjoupdate.com – Deltras FC berhasil menjaga laju positifnya di Pegadaian Championship Liga 2 2026/2027 setelah menundukkan Persiba Balikpapan 2-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (4/10/2026) sore.

Kemenangan tersebut menjadi tambahan penting bagi The Lobster untuk mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara Grup B. Dua gol kemenangan Deltras baru lahir setelah turun minum melalui Muhammad Idris dan Wigi Pratama.
Persiba sebenarnya mampu membuat tuan rumah kesulitan sepanjang babak pertama. Disiplin permainan Beruang Madu membuat sejumlah serangan Deltras tidak berkembang menjadi peluang matang.
Sebaliknya, permainan Deltras pada 45 menit pertama terlihat belum menemukan ritme yang diinginkan. Beberapa serangan justru berakhir kurang efektif karena pemain tuan rumah terburu-buru dalam mengambil keputusan di area pertahanan Persiba.
Kondisi tersebut membuat skor 0-0 bertahan hingga jeda. Deltras kemudian melakukan penyesuaian permainan saat memasuki babak kedua.
Perubahan itu langsung memberikan dampak. Deltras mulai lebih terarah dalam membangun serangan dan mampu mengeksploitasi ruang di sisi pertahanan Persiba.
Hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai, tekanan tuan rumah membuahkan hasil. Ryan Lopez memprakarsai serangan dari sisi kiri yang kemudian diselesaikan Muhammad Idris melalui sundulan pada menit ke-48. Deltras pun unggul 1-0.
Keunggulan tersebut membuat permainan The Lobster semakin agresif. Persiba dipaksa lebih banyak bertahan ketika tuan rumah berusaha menggandakan keunggulan.
Namun, ketegangan sempat muncul pada menit ke-61. Wigi Pratama sebenarnya berhasil menjebol gawang Persiba, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena terjadi handball.
Deltras tidak kehilangan momentum. Wigi akhirnya benar-benar mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-78. Sepakan terukurnya membawa Deltras unggul 2-0 sekaligus mengunci tiga poin di kandang sendiri.
Pelatih Deltras, Leonard, mengakui permainan timnya pada babak pertama belum berjalan sesuai harapan. Evaluasi saat jeda kemudian dilakukan untuk mengubah pola permainan agar lebih efektif.
”Awal babak pertama kami bermain tanpa tempo dan terlalu terburu-buru ingin cetak gol. Di babak kedua, kami lakukan evaluasi cepat untuk mengubah pola permainan. Alhamdulillah hasilnya kemenangan,” ujarnya.
Menurut Leonard, kemenangan tersebut belum menjadi alasan bagi tim untuk berhenti melakukan pembenahan. Konsistensi tetap diperlukan karena persaingan di Grup B masih berlangsung.
Ia berharap hasil positif melawan Persiba dapat menjadi tambahan kepercayaan diri bagi para pemain sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
“Kami akan terus menjaga konsistensi permainan dan mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk pertandingan berikutnya. Kemenangan ini menjadi motivasi, tetapi kami tidak boleh cepat puas,” imbuh Leonard.
Tambahan tiga poin dari laga kandang tersebut membuat Deltras tetap berada di jalur persaingan papan atas Grup B. Sementara bagi Persiba Balikpapan, kekalahan di Gelora Delta membuat mereka masih harus berbenah untuk memperbaiki posisi di klasemen.
(Ari)


