Gresik – Kepedulian warga dan respons cepat kepolisian membantu Wahyu kembali berkumpul dengan keluarganya di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Sebelumnya, pemuda tersebut ditemukan Pak Purnomo di wilayah Lamongan dalam kondisi kebingungan dan sempat menyebut Menganti sebagai tempat tinggalnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Informasi tersebut kemudian disampaikan Pak Purnomo kepada Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution. Menindaklanjuti laporan itu, Kapolres berkoordinasi dengan Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman dan Bhabinkamtibmas untuk menjemput Wahyu di Lamongan.

Proses penjemputan itu dilakukan agar Wahyu dapat kembali bertemu keluarganya. Momen pertemuan tersebut berlangsung pada Jumat (9/10/2026) sore.

“Jadi, kemarin saya mendapat informasi dari dari pak Purnomo, kebetulan mas wahyu jalan-jalan ke Lamongan kayaknya kemarin agak bingung dan sempat nyebut rumahnya di Menganti, mangkanya saya sampaikan ke Bhabinkamtibmas dan Kapolsek Menganti. Tadi Kapolsek dan pak bhabin jemput ke Lamongan dan mudah-mudahan bisa kembali ke keluarga,” ujar Kapolres.

Bagi keluarga, bantuan tersebut menjadi hal yang berarti. Ibunda Wahyu, Desy Ana Wahyuni, menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Gresik beserta jajaran yang telah membantu proses penjemputan dan memberikan pendampingan hingga putranya kembali.

“Saya berterimakasih atas pengawalannya bapak semua dari rumah sampai jemput anak saya wahyu dan terimakasih atas pelayanannya atas perhatiannya,” ujarnya.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengapresiasi kepedulian Pak Purnomo yang menyampaikan informasi mengenai keberadaan Wahyu. Informasi dari masyarakat dinilai berperan penting dalam membantu kepolisian menindaklanjuti persoalan yang dihadapi warga.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat dapat menjadi langkah awal untuk membantu seseorang yang membutuhkan pertolongan. Koordinasi antara warga dan kepolisian pun memungkinkan informasi tersebut ditindaklanjuti hingga Wahyu dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.

(Lisa)