sidoarjoupdate.com – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyiapkan langkah percepatan penanganan kebakaran yang melanda KB/TK Islam Chairina di Dusun Tempuran, Desa Tarik, Kecamatan Tarik. Bupati Sidoarjo Subandi memastikan bantuan segera diupayakan agar kerusakan bangunan sekolah dapat diperbaiki dan kegiatan belajar mengajar kembali berjalan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepastian tersebut disampaikan Subandi saat meninjau langsung kondisi sekolah pada Senin (19/10/2026), sehari setelah kebakaran terjadi pada Minggu (18/10/2026). Penanganan cepat menjadi perhatian pemerintah daerah mengingat bangunan tersebut merupakan fasilitas pendidikan bagi anak-anak usia dini.

Dalam peninjauan itu, Subandi mengungkapkan bahwa Pemkab Sidoarjo memiliki dua alternatif sumber anggaran untuk membantu pemulihan sekolah. Opsi pertama melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Bupati, sedangkan opsi kedua memanfaatkan anggaran revitalisasi sekolah melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Kedua jalur tersebut dipertimbangkan agar proses perbaikan tidak terkendala lamanya pengajuan administrasi. Pemkab Sidoarjo ingin memastikan sekolah yang terdampak kebakaran bisa segera ditangani tanpa harus menunggu terlalu lama.

“Kita ada dua alternatif, alternatif pertama adalah kita pakai BKK. Bantuan keuangan khusus bupati ini sebagai percepatan. Ini tadi dari Kapodik menyampaikan ada lagi alternatif dari data revit cuma ini jangan lama-lama karena ini adalah tempat pendidikan, kalau nanti lama-lama kan kasihan,” jelas Subandi.

Subandi menegaskan, proses pengajuan bantuan akan dipantau langsung. Apabila jalur pengajuan melalui Dapodik belum menunjukkan perkembangan dalam waktu dua minggu, pemerintah daerah akan mempertimbangkan langkah penanganan melalui skema bantuan lainnya.

“Nanti kita cek kalau dalam waktu dua minggu usulan ini (ke dapodik) belum masuk lebih baik kita tangani sendiri biar anak anak kita bisa segera sekolah,” terangnya.

Langkah tersebut menjadi bentuk antisipasi agar pemulihan fasilitas pendidikan tidak berlarut-larut. Selain memastikan ketersediaan bantuan, percepatan perbaikan juga diperlukan agar anak-anak dapat kembali mengikuti kegiatan belajar dengan nyaman.

Perhatian Subandi Berlanjut ke Rumah Warga

Selain meninjau sekolah yang terbakar, Subandi juga mendapati sebuah rumah warga di belakang KB/TK Islam Chairina dalam kondisi memprihatinkan. Bagian atap rumah tersebut terlihat keropos sehingga membutuhkan perbaikan agar lebih aman dan layak ditempati.

Temuan itu turut menjadi perhatian Bupati Sidoarjo. Ia meminta pemerintah desa menyiapkan data pemilik rumah agar penanganan dapat segera ditindaklanjuti melalui bantuan perbaikan rumah tidak layak huni.

“Atapnya tadi saya lihat sudah keropos, nanti kita siapkan minimal minggu depan sudah bisa dilakukan perbaikan. Nanti Pak kepala desa, saya minta data KTPnya dan kita kawal agar bisa diperbaiki dan menjadi rumah layak huni kalau hujan tidak kehujanan dan kalau kondisi panas seperti ini tidak ada kekhawatiran”, tutup Subandi.

Peninjauan tersebut tidak hanya berfokus pada pemulihan bangunan sekolah pascakebakaran, tetapi juga mengidentifikasi kebutuhan warga di sekitar lokasi. Pemkab Sidoarjo berupaya mempercepat penanganan kedua persoalan tersebut agar fasilitas pendidikan dapat kembali digunakan dan rumah warga yang membutuhkan bisa segera diperbaiki.

(Lisa)