SIDOARJO,Sidoarjoupdate.com — Bupati Sidoarjo H. Subandi menunjukkan kekecewaannya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap progres revitalisasi Alun-alun Sidoarjo, Jumat (5/12/2025).

Proyek revitalisasi alun-alun yang menelan anggaran Rp 24,6 miliar dengan masa pengerjaan 210 hari itu dikerjakan oleh PT Samudra Anugrah Indah Permai selaku kontraktor pelaksana.
Hingga kini, proyek tersebut dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan, padahal waktu kontrak hanya tersisa sepuluh hari sebelum berakhir pada 15 Desember 2025.
Dalam sidak tersebut, Bupati Subandi didampingi Kepala DLHK Sidoarjo Bahrul Amig, serta Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo dari Fraksi Golkar, Moh Nizar.
Bupati Subandi menyebutkan pengerjaan masih jauh dari kata tuntas. Saat meninjau area paseban hingga sisi barat alun-alun, ia mendapati material konstruksi yang belum terpasang serta hasil pekerjaan yang tidak rapi dan tidak memenuhi standar.
Salah satu temuan yang disorot adalah besi rakitan cor yang tidak terikat sempurna menggunakan bendrat.
“Tolong ini diperbaiki. Kalau dibiarkan seperti ini, tidak akan kuat ketika dicor,” tegas Subandi kepada pihak kontraktor.
Ia juga memeriksa acian keramik di sekitar paseban yang tampak mudah lepas dan dinilai tidak sesuai spesifikasi.
Subandi turut mempertanyakan kinerja konsultan pengawas yang dianggap kurang profesional.
“Banyak temuan yang kita lihat. Ini harus jadi bahan koreksi. Alun-alun ini untuk seluruh masyarakat Sidoarjo. Jangan sampai hasilnya mengecewakan warga,” ujarnya.
Data DLHK menunjukkan progres pekerjaan seharusnya sudah 96,886 persen, namun realisasi di lapangan baru 74,406 persen, sehingga muncul deviasi 22,480 persen.
Menurut Subandi, kondisi di lapangan menunjukkan keterlambatan lebih besar dari laporan resmi.
“Deviasinya tidak mungkin hanya 20 persen. Masih acak-acakan seperti ini, tinggal sepuluh hari lagi. Kalau dihitung detail, misal keramik saja, pasti tidak akan selesai tepat waktu,” ungkapnya.
Subandi meminta Kepala DLHK memperketat pengawasan, mengingat proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo merupakan salah satu proyek strategis yang diawasi langsung oleh BPKP.
Beberapa proyek strategis Pemkab Sidoarjo yang saat ini dalam pengawasan BPKP antara lain:
• Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo
• Pembangunan RSUD Sedati
• Pembangunan tempat parkir RSUD R.T. Notopuro
•Rumah Pompa Kedungpeluk
“Kalau pekerjaan ini tidak bagus, saya minta langsung kasih merah. Tidak ada ampun lagi,” tegasnya.
Subandi menegaskan bahwa proyek revitalisasi ini juga mendapat perhatian Inspektorat pusat. Ia memperingatkan semua pihak agar tidak bermain-main dan mempersilakan Aparat Penegak Hukum (APH) bertindak jika ditemukan indikasi pelanggaran.
“Sidoarjo ini langganan KPK, Pak. Sampai kapan? Kalau masih ada yang main-main seperti ini, sudah, kita kasih kesempatan APH. Silakan masuk, saya sebagai bupati siap. Silakan cek semuanya, biar tidak ada permainan di Sidoarjo,” tegasnya.


