Sidoarjoupdate.com – Arus lalu lintas di Jalan Raya Trosobo, Kecamatan Taman, Sidoarjo, sempat mengalami perlambatan pada Sabtu (1/8/2026) pagi setelah sebuah truk bermuatan besi terguling dan menutup sebagian jalur menuju Krian. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, posisi kendaraan yang melintang di badan jalan membuat pengendara harus mengurangi kecepatan saat melintas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 05.15 WIB di depan SPBU Sidorogo. Truk Hino bernomor polisi L-8735-UDE yang dikemudikan Lutfi Yudha Astana (46), warga Sidoarjo, mengalami kecelakaan saat melaju dari arah timur menuju barat.

Peristiwa ini kembali memperlihatkan bagaimana kecelakaan kendaraan berat di kawasan Trosobo dapat berdampak langsung terhadap kelancaran lalu lintas. Selain badan truk yang menutup sebagian ruas jalan, muatan besi yang dibawa kendaraan juga berada di area jalan sehingga berpotensi menghambat mobilitas pengguna jalan pada jam aktivitas pagi.

Berdasarkan keterangan kepolisian, truk semula melaju normal menuju arah Krian. Namun saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan diduga tidak lagi berada dalam kendali optimal pengemudi hingga akhirnya terjadi kecelakaan tunggal.

Kanit Lantas Polsek Taman Iptu Harry Nurcahyo menjelaskan bahwa dugaan awal mengarah pada faktor hilangnya konsentrasi saat berkendara.

“Diduga pengemudi kehilangan konsentrasi saat berkendara sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan dengan baik,” kata Harry.

Akibat kondisi tersebut, roda depan kanan truk menghantam median jalan. Benturan keras membuat kendaraan oleng sebelum akhirnya terguling ke sisi kiri jalan. Sebagian badan truk kemudian melintang dan menutup jalur yang mengarah ke Krian.

Menurut Harry, petugas masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab utama kecelakaan. Faktor kelelahan maupun kantuk masih menjadi salah satu dugaan yang sedang ditelusuri.

“Untuk penyebab pastinya masih kami dalami melalui pemeriksaan dan penanganan di lokasi,” ujarnya.

Selama proses penanganan dan evakuasi, petugas mengimbau pengguna jalan agar lebih waspada ketika melintasi area kejadian. Pengendara diminta menjaga jarak aman serta menyesuaikan kecepatan guna mengantisipasi risiko kecelakaan lanjutan.

Sementara itu, pengemudi kendaraan berat juga diingatkan untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah menurunnya konsentrasi saat berkendara, terutama pada jam-jam rawan kelelahan di pagi hari.

(Lisa)