SidoarjoUpdate.com – Polisi masih mendalami penyebab kematian M. Faridzahan Dryan (28), warga Jombang, yang ditemukan meninggal dunia di aliran sungai Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Temuan luka lebam di sekitar mata korban menjadi salah satu bagian yang kini diperiksa untuk memastikan penyebab kematiannya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong untuk menjalani visum. Pemeriksaan medis diperlukan sebelum polisi dapat memastikan apakah kematian korban berkaitan dengan dugaan terjatuh ke sungai atau ada faktor lain.

Kapolsek Tarik AKP Musran mengatakan, pemeriksaan terhadap jenazah masih menjadi langkah penting dalam penyelidikan.

“Masih harus divisum dulu, ini kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong,” kata Musran.

Selain kondisi tubuh korban, polisi juga mengamankan sepeda motor Honda Vario yang ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan jenazah. Kendaraan tersebut diduga milik korban dan kini menjadi salah satu barang yang diperiksa untuk mengurai aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Penemuan jasad itu bermula ketika warga melihat tubuh seorang pria hanyut terbawa arus dari arah timur sekitar pukul 07.30 WIB. Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengapung dengan posisi dada dan kepala menghadap ke atas.

Korban diketahui masih mengenakan hoodie berwarna cokelat. Sebuah tas selempang berwarna hitam juga masih dibawa korban ketika ditemukan warga, Jumat (21/8/2026).

Laporan warga kemudian diteruskan kepada kepolisian. Petugas yang tiba di lokasi melakukan evakuasi terhadap jasad korban sekaligus memeriksa sejumlah temuan di sekitar lokasi.

Perhatian penyidik tertuju pada kondisi wajah korban yang ditemukan memiliki luka lebam di sekitar mata. Meski demikian, polisi belum memastikan penyebab munculnya luka tersebut. Hasil visum nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi tubuh korban.

Musran menegaskan, polisi belum mengambil kesimpulan mengenai penyebab kematian. Dugaan bahwa korban terjatuh ke sungai kemudian hanyut masih menjadi salah satu kemungkinan yang didalami.

“Masih kami kumpulkan keterangan dari sejumlah warga,” ungkapnya.

Penyidik selanjutnya menggali keterangan warga untuk mengetahui keberadaan dan aktivitas korban sebelum ditemukan di sungai. Informasi dari saksi, hasil pemeriksaan medis, serta temuan sepeda motor akan dicocokkan guna mengetahui rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban ditemukan.

Polisi masih membuka kemungkinan lain sembari menunggu hasil visum dan keterangan tambahan dari warga di sekitar lokasi.

[Lisa]