Sidoarjoupdate.com – [Krian] Sidoarjo – Narendra Dimas, pimpinan sebuah perusahaan lembaga keuangan, menyampaikan kepada awak media bahwa salah satu karyawannya, Prampit Yulia Efendi, tidak memberikan kabar selama tiga hari terhitung sejak Jumat (05/12/2025). Hal tersebut ia sampaikan ketika ditemui di warung kopi Giras kawasan Krian.

Peristiwa ini bermula saat Prampit meminta rekannya, Indra, untuk mengantarkannya pulang. Namun dalam perjalanannya, Prampit justru meminta berhenti di area pemakaman Kembang Kuning. Setelah turun di lokasi tersebut, ia tidak lagi memberikan kabar.
Ketika awak media mencoba menelusuri keberadaan Prampit dengan menghubungi istrinya, Resty Oktaviani, ia menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui keberadaan suaminya. Resty mengira Prampit masih berada di mess perusahaan seperti hari-hari sebelumnya.
Dimas menyayangkan tindakan Prampit yang menghilang tanpa penjelasan. Menurutnya, apabila ada permasalahan internal, seharusnya dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik. “Masuk kerja baik-baik, keluar juga harus baik-baik. Jangan meninggalkan tanggung jawab seperti ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa sikap tersebut dapat merugikan Prampit sendiri karena ijazah asli yang diserahkan sebagai syarat administrasi kerja tidak dapat dikembalikan tanpa adanya penyelesaian dan etikad baik.
Melalui pemberitaan ini, Dimas berharap Prampit Yulia Efendi, yang beralamat di Dusun Kajang RT 2 RW 13, Sukosari, Kesambon, Malang, dapat segera datang ke kantor untuk memberikan klarifikasi dan menyelesaikan permasalahan agar tidak menimbulkan persoalan baru.
Dimas juga mengimbau kepada rekan-rekan seprofesi atau perusahaan lain, apabila Prampit diketahui melamar pekerjaan di tempat lain, agar dapat menghubungi pihak perusahaan melalui WhatsApp di nomor 0823-3447-3876. Hal ini untuk mencegah adanya penyalahgunaan data atau timbulnya permasalahan baru di tempat kerja berikutnya.
[Red]


